Jumat, 13 Januari 2023

RENUNGAN “ Restorasi Allah untuk Memahami Kehendak-Nya" Roma 12:2

 

Salah satu video Favorit penulis di YouTube adalah proses restorasi. Di video tersebut ditampilkan barang-barang lama yang sudah berkarat dan tidak layak pakai (seperti Botol bekas, Barang elektronik, Plastik, gunting, hingga kendaraan bermotor) yang kemudian di restorasi, dikembalikan seperti desain awalnya dengan fungsi yang sesuai dengan tujuan mula-mula.  Restorasi bukanlah pekerjaan yang mudah, dibutuhkan ketelitian, kesabaran, dan ketepatan untuk dapat menghasilkan yang baik dan berguna.

 

Allah melakukan proses restorasi kepada manusia yang sudah rusak akibat dosa, melalui karya Kristus di kayu salib (Rm 5:8).  Manusia akhirnya dipulihkan untuk menjalankan tujuan-Nya yang semula.  Oleh karena itu Rasul Paulus mengingatkan kepada orang-orang yang sudah di “restorasi” agar tidak serupa dengan dunia, melainkan berubah oleh pembaruan budi (ay. 2). Awalnya pikiran/budi manusia berpusat pada diri sendiri, dikembalikan ke desain awal yaitu berpusat pada Tuhan sang pencipta.

 

Melalui karya Allah di kayu salib, kita dimampukan untuk memahami kehendak Allah: yang baik, yang berkenan kepada Allah, dan yang sempurna.  Inilah tujuan utama dan asali dari manusia. (CR)

 

 

Pertanyaan Refleksi:

Jika Firman Tuhan meminta anda untuk tidak serupa dunia, apakah itu artinya semua aspek di dunia ini adalah buruk?

Apa yang anda pahami tentang berpusat pada diri sendiri dan berpusat pada Allah?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pelajaran 4 Allah yang Tidak Dapat Dimengerti Secara Tuntas

  Pelajaran 4 Allah yang Tidak Dapat Dimengerti Secara Tuntas Ayat Alkitab:   Ay. 38:1-41:34; Mzm. 139:1-18; Yes. 55:8-9; Rm.      11:33...